Sabtu, 26 Januari 2013

Asal Usul Jam


Jam Matahari

Penunjuk waktu/jam mengalami perkembangan dari masa ke masa, dari awal ditemukan hingga kini. Kata jam (clock) telah digunakan pada abad ke-14 sekitar 700 tahun yang lalu, yang berasal dari bahasa latin yaitu ‘clocca’.

Cara orang dulu itu ternyata melihat waktu dengan menggunakan matahari. mereka melihat dan membagi waktu dalam dua waktu, yang pertama jika matahari tepat diatas kepala itu namanya berarti tengah hari atau sore.dan ketika matahari dekat dengan kaki langit berarti waktu waktu sudah waktunya dekat pagi atau dekat malam.

Jam tertua bernama jam sundial atau biasanya disebut dengan jam matahari. Pertama kali digunakan kira-kira sekitar 3.500 sebelum masehi.

Untuk jam dengan alat penggerak mekanik, tidak pernah diketahui asal mula ditemukannya. Namun, peralatan itu diduga pertama kali ditemukan dan digunakan di biara-biara sebagai alat panggil para biarawan atau biarawati untuk berdoa agar dapat dibunyikan tepat pada waktunya.
Masyarakat Eropa baru mengenal jam yang dikendalikan pemberat pada tahun 1300.

Menurut catatan lonceng yang berdentang setiap jam, pertama kali ditampilkan oleh lonceng kota Milan tahun 1335. Juga oleh lonceng di Katedral Salisbury, London buatan tahun 1386 yang konon masih dalam kondisi baik. Lain lagi dengan lonceng buatan tahun 1389 di Rouen, Prancis dan yang dibuat oleh Wells Chatedral, Inggris. Dua lonceng terakhir ini berdentang setiap seperempat jam.Namun sayang keterlambatan mereka masih +/- 30 menit per hari.

Baru pada tahun 1500-an peter Henlein, tukang kunci dari Nurnberg, Jerman memperkenalkan jam rumahan yang digerakkan per.Jam kecil pertama itupun menurut ukuran sekarang, tidaklah cukup kecil.Dengan diameter10-12,5 cm dan ketebalan7,5 cm.

Akhir abad XVI, lonceng mulai dibuat tegak. Di awal abad XVII, mesinnya mulai diberi pembungkus dari kuningan. Kemudian di abad yang sama lonceng diperkaya dengan penutup kaca dan jarum penunjuk menit. Tidak hanya itu , mulai tahun 1656 diperkenalkan pula lonceng dengan pemberat dan pendulum bertali pendek yang dikemas dalam kotak kayu dan bisa digantung didinding.
Pada awalnya, istilah second dalam bahasa Inggris dikenal sebagai “second minute” (menit kedua), yang berarti bagian kecil dari satu jam. Bagian yang pertama dikenal sebagai “prime minute” (menit perdana) yang sama dengan menit seperti yang dikenal sekarang.

Besarnya pembagian ini terpaku pada 1/60, yaitu, ada 60 menit di dalam satu jam dan ada 60 detik di dalam satu menit. Ini disebabkan oleh pengaruh orang-orang Babylonia, yang menggunakan hitungan sistem berdasarkan sexagesimal (basis 60).

Istilah jam sendiri sudah ditemukan oleh orang-orang Mesir dalam putaran bumi sebagai 1/24 dari mean hari matahari. Ini membuat detik sebagai 1/86.400 dari mean hari matahari.
Semoga bermanfaat
 
Sumber : kaskus 3rw1nhendra

Tiada ulasan:

Catat Komen